Nov
03

Waspadai Genangan Air di Kota Jogja

Seminggu belakangan ini Jogja mulai diguyur hujan, tiap hari langit diselimuti mendung. Perlu diwaspadai, tiap musim hujan deras mengguyur, beberapa wilayah di Kota Jogja menjadi langganan genangan air yang mengganggu arus lalu-lintas maupun aktifitas warga.

Pagi ini saya membaca sebuah artikel di Radar Jogja edisi Minggu, 4 November 2007 , berjudul “Terdapat 94 Genangan di 11 Wilayah”, berikuti ini kutipannya :

Berdasarkan pantauan Dinas Pemukiman Prasarana dan Wilayah Pemkot Jogja, saat ini terdapat 11 kawasan genangan. Meliputi Pakuncen, Prawirodirjan, Klitren, Jalan Bimosakti, Tahunan, Kotagede, Giwangan, Jalan Parangtritis, Jalan Soka, perempatan Gondomanan dan Jl DI Panjaitan. Dari sebelas wilayah itu terdapat 94 titik genangan air.

Peta Genangan Air di Jogja

Genanganan air hujan ini bisa setinggi lutut. Bahkan di Jalan Kusumanegara dan Tahunan bisa mencapai setengah meter.

Kepala Dinas Kimpraswil Ir Eko Suryo Maharsono mengatakan faktor penyebab terjadinya genangan air yakni

  • Saluran air hujan (SAH) yang tersumbat, akibat endapan tanah dalam saluran menumpuk.
  • SAH tersumbat sampah yang dibuang sembarangan. Nah, benar kan apa kata Bu Guru “Jangan buang sampah sembarangan” :D
  • Curah hujan yang tinggi, sehingga SAH tidak mampu menampung air hujan

Langkah yang diambil Dinas Kimpraswil sejak seminggu lalu yakni mengangkat pasir yang menutup saluran air hujan, terutama di titik-titik rawan genangan.

OOT : Artikel tentang kota Jogja yang saya tulis biasanya saya posting di blog Kota Jogja namun sejak kemarin saya tidak bisa menggakses blog itu :(

No Comments

No comments yet.

Leave a comment