Takbiran Mengusung Skrinsyut Situs

skrinsyut-situs-muh

Para peserta Pawai Takbiran di Alun-alun Utara Jogja, Kamis malam (11/10/2007) menampilkan berbagai kreasinya. Nah, salah satu yang berhasil saya bidik adalah kreasi sekelompok peserta yang mengusung skrinsyut situs web Muhammadiyah.

Tapi… ketika saya mencoba mengakses situs web muhammadiyah kok yang muncul tak seperti skrinsyut yang dibawa peserta takbiran itu. Justru yang muncul pesan error duh… :(

muh-2007-10-12 055342

Yah.. berharap pengelola situs web muhammadiyah segera menanganinya.

Ok, bagi yang merayakan Idul Fitri 1428 H pada Jumat, 12 Oktober 2007 maupun Sabtu, 13 Oktober 2007 melalui tulisan ini saya mengucapkan “Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1428 H — Taqoballahu minna wa minkum — mohon maaf lahir bathin.”

Btw, saya merayakan Idul Fitri hari jumat ini, ikut Pak Din Syamsuddin.

[Flickr] Lori Tebu

lori-tebu-blog

Sebelumnya saya telah menulis tentang Lori Tebu di MyCityBlogging :

“Terinspirasi railfan, beberapa waktu lalu saya mampir ke komplek Pabrik Gula Madukismo Bantul, Yogyakarta untuk melihat aktifitas kereta pengangkut tebu (lori). Lokasinya berada di sebelah timur pintu masuk pabrik, tampak berapa jalur rel tua.”

Nah, saya juga nge-share 6 foto tentang lori tebu di flickr, especially for railfans, Kak Hedwig™ dan Kang Asep :D

Panning : Becak Jogja

paning becak jogja

Memotret obyek yang bergerak, akan lebih menarik bila menggunakan teknik panning — menghasilkan efek bergerak pada obyek utamanya.

Prinsip panning yakni setelan kecepatan rana (shutter speed) rendah antara 1/8 - 1/30 atau tergantung kecepatan obyek. Selanjutnya kamera diarahkan mengikuti obyek yang bergerak, saat obyek pada posisi yg diinginkan tekan tombol shutter dan kamera tetap digerakan hingga obyek melintas. Perlu banyak berlatih untuk menghasilkan foto yang dramatis.

Saya mencoba memotret becak Jogja yang sedang berjalan menggunakan teknik panning ini. Dari 5 kali percobaan, foto di atas sepertinya yang paling layak ditampilkan. Menggunakan kamera Canon EOS 350D, kecepatan rana 1/30 detik, diafragma F/11, ISO 100. Dan saya kok masih belum puas dengan foto itu, efek begeraknya kurang dramatis, kapan-kapan perlu dicoba lagi.